Menyelaraskan data dan preferensi Anda...
Setiap dari kita pasti pernah membayangkan kemungkinan-kemungkinan buruk yang akan terjadi esok hari. Kita takut bisnis kita gagal, takut kehilangan pekerjaan, takut sakit, atau takut kehilangan orang tersayang.
Ketakutan-ketakutan itu terus berputar di kepala, menyiksa batin kita dengan bayangan-bayangan yang padahal belum tentu terjadi.
Mengapa kita begitu mudah diintimidasi oleh rasa takut akan masa depan? Jawabannya sederhana: karena kita merasa sendirian dalam menghadapinya. Kita lupa bahwa masa depan itu ada pemiliknya.
Mari kita renungkan Tadzkirah dari KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) berikut ini, agar hati kita kembali berlabuh pada tempat yang benar.
Aa Gym mengingatkan sebuah fakta yang sangat mendasar namun sering kita lupakan: "Apa yang akan terjadi (di masa depan) itu, Tuhan yang Maha Baik (yang memilikinya)."
Kita sering kali membayangkan masa depan sebagai sebuah ruang gelap yang penuh dengan marabahaya dan ketidakpastian. Wajar jika kita cemas, karena kemampuan kita sebagai manusia sangatlah terbatas.
Namun, kecemasan itu akan sirna jika kita menyadari bahwa masa depan kita tidak dilepas begitu saja ke alam semesta. Masa depan kita berada dalam genggaman Allah, Tuhan yang selama ini telah memelihara kita dengan penuh kelembutan.
Jika setan mulai membisikkan prasangka buruk tentang masa depan Anda, ingatlah kembali masa lalu Anda.
Aa Gym mengajak kita bermuhasabah: "Tuhan yang Maha Baik, yang selama ini baik ke kita, yang tidak pernah zalim..."
Coba ingat-ingat kembali, berapa banyak kesulitan di masa lalu yang berhasil Anda lewati? Berapa banyak ketakutan Anda lima tahun lalu yang ternyata tidak pernah terjadi? Semua jalan keluar itu datang dari Allah. Allah yang telah menolong Anda di masa lalu, adalah Allah yang sama yang akan mengurus masa depan Anda.
Jika Allah tidak pernah mendzalimi kita di masa lalu, mengapa kita harus ragu bahwa Dia akan menelantarkan kita di masa depan? "Jadi kita sudah tidak usah ragu sama sekali," tegas Aa Gym.
Kunci untuk melepaskan beban ketakutan akan hari esok ada pada surah At-Taghabun ayat 13, yang dikutip oleh Aa Gym: "Wa 'alallahi falyatawakkalil-mu'minun" (Dan hanya kepada Allahlah hendaknya orang-orang mukmin bertawakal).
Aa Gym memberikan penutup yang sangat menenangkan: "Kita benar-benar pasrahkan nih, yang belum terjadi itu kepada Pemilik yang Maha Baik."
Memasrahkan bukan berarti tidak bekerja dan tidak merencanakan. Memasrahkan berarti kita berikhtiar sebaik mungkin hari ini, namun kita melepaskan kecemasan kita akan hasilnya esok hari. Kita serahkan "worry" (kekhawatiran) itu kepada Allah. Biarkan Yang Maha Kuat yang mengurus segalanya, karena kita hanyalah hamba yang lemah.
Tadzkirah ini adalah obat bagi hati yang sering gelisah memikirkan masa depan. Jangan biarkan pikiran Anda disandera oleh hal-hal yang belum terjadi.
Setiap kali rasa takut itu datang, pejamkan mata Anda dan katakan: "Ya Allah, hamba tidak tahu apa yang akan terjadi esok. Tapi hamba yakin, masa depan hamba ada di tangan-Mu, Dzat Yang Maha Baik." InsyaAllah, hati Anda akan diliputi ketenangan yang luar biasa.
Simak Nasihat Selengkapnya
Agar hati kita semakin yakin dan mantap dalam bertawakal, mari dengarkan langsung nasihat lembut dari Aa Gym dalam cuplikan video berikut ini:
Semoga Allah mengaruniakan kita keimanan yang kokoh, sehingga kita bisa tersenyum menatap masa depan, apa pun yang akan terjadi. Jangan lupa bagikan pengingat ini kepada saudara kita yang sedang dilanda overthinking hari ini!